Tutorial Basic Concept Pada Python Untuk Pemula

There’s will be the hard way before the easy way.

Mungkin itulah kata yang tepat untuk sebuah proses, termasuk dalam mempelajari bahasa pemrograman itu sendiri.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika kita memulainya dari hal-hal yang mungkin terbilang mudah / simple, tetapi hal tersebut akan membuat suatu impact yang besar saat kita melangkah ke step selanjutnya.

Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajar tentang Python Basic Concept (Basic Konsep Python).

Sebelum melangkah lebih jauh tentang bahasa pemrograman yang satu ini, tentu tidak ada salahnya kita mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu supaya tidak kaget saat memasuki ke level selanjutnya.

Pada dasarnya basic concept di Python sangatlah sederhanya dan mudah dimengerti. Bahkan beberapa basic concept pada Python sangatlah sederhanya dan dapat kita kembangkan sesuai dengan keinginan.

Now let’s check this out dude!.

Python Operator

Operator adalah simbol khusus yang ada pada Python yang melakukan perhitungan aritmatika secara logis / logika. Nilai / Value yang dioperasikan disebut operan / operand.

Contoh:

>>> 6 + 10
16

>>> 4 * 4
16

Contoh tersebut, nilai 6 dan 10 disebut sebagai operan / operand (nilai yang dijalankan). sedangkan simbol + adalah operator. Dan hasil 16 adalah output dari operasi yang dijalankan.

Macam-macam operator pada Python

Berikut ini adalah macam-macam operasi yang dapat kita jalankan menggunakan python.

+------+-----------------------------------------------------------------------------+----------+
|      |                                                                             |          |
|  +   |    Digunakan untuk melakukan penjumlahan antara 2 operand / operan.         |  x + y   |
|      |                                                                             |          |
+-----------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                             |          |
|  -   |    Digunakan untuk melakukan pengurangan antara 2 operand / operan.         |  x - y   |
|      |                                                                             |          |
+-----------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                             |          |
|  *   |    Digunakan untuk melakukan perkalian antara dua operand / operan.         |  x * y   |
|      |                                                                             |          |
+-----------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                             |          |
|  /   |    Digunakan untuk melakukan pembagian (devide) antara dua operand          |  x / y   |
|      |    operan yang akan menghasilkan sebuah Float.                              |          |
|      |                                                                             |          |
+-----------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                             |          |
|  %   |    (Modulus). Digunakan untuk menjatuhkan suatu nilai antara 2              | x % y    |
|      |    operand / operan                                                         |          |
|      |                                                                             |          |
+-----------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                             |          |
|  //  |    (Floor-Division). Digunakan untuk melakukan pembagian yang menghasilkan  | x // y   |
|      |    bilangan bulat (Integer). Lawan dari `/`.                                |          |
|      |                                                                             |          |
+-----------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                             |          |
|  **  |    (Exponential / Eksponensial) Melipatgandakan / melakukan perkalian       | x ** y   |
|      |    secara berulang hingga statement tersebut terpenuhi.                     |          |
+------+-----------------------------------------------------------------------------+----------+

Contoh:

>>> 10 + 1
11

>>> 10 - 1
9

>>> 10 * 2
20

>>> 10 / 2
5.0

>>> 10 % 3
1

>>> 10 // 5
2

>>> 10 ** 3
1000

Macam-macam comparison (perbandingan) pada Python

Comparison adalah suatu operator yang digunakan untuk melakukan pengecekan / perbandingan / mengcompare suatu kondisi dalam Python.

Contoh:

+------+------------------------------------------------------------------------+-----------+
|      |                                                                        |           |
|  >   |  Jika operan kiri lebih besar dari pada kanan maka....                 |  x > y    |
|      |                                                                        |           |
+-------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                        |           |
|  <   |  Jika operan kiri lebih kecil dari pada operan kanan...                |  x < y    |
|      |                                                                        |           |
+-------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                        |           |
|  ==  |  Jika operan kiri dan kanan adalah sama maka...                        |  x == y   |
|      |                                                                        |           |
+-------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                        |           |
|  !=  |  Jika operan kiri dan kanan tidaklah sama, maka...                     |  x != y   |
|      |                                                                        |           |
+-------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                        |           |
|  >=  |  Jika operan kiri sama atau lebih besar dari pada operan kanan maka... |  x >= y   |
|      |                                                                        |           |
+-------------------------------------------------------------------------------------------+
|      |                                                                        |           |
|  <=  |  Jika operan kiri lebih kecil atau sama dengan operan kanan maka...    |  x <= y   |
|      |                                                                        |           |
+------+------------------------------------------------------------------------+-----------+

Contoh penggunaan comparison:

>>> x = 10
>>> y = 15

>>> x > y
False

>>> x < y
True

>>> x == y
False

>>> x != y
True

>>> x >= y
False

>>> x <= y
True

Pada contoh di atas kita mencoba melakukan perbandingan.

  • x > y, karena x lebih kecil dari pada y maka hasilnya adalah False.
  • x < y, karena x memang lebih kecil dari pada y maka hasilnya adalah True.
  • x == y, karena variable x dan y tidaklah sama maka hasilnya adalah False.
  • x != y, karena x dan y memang berbeda / tidak sama maka hasilnya adalah True.
  • x >= y, karena value dari x tidaklah lebih besar dari pada y dan, atau juga tidak sama dari pada y maka hasilnya adalah False. (Karena kedua kondisi tidak terpenuhi maka hasilnya adalah False)
  • x <= y, karena value dari x memang lebih kecil dari y, akan tetapi x tidak sama dengan y maka hasilnya akan tetap True, (Karena salah satu kondisi tersebut terpenuhi). Comparison pada Python biasanya akan sering kita gunakan dengan loop untuk melakukan pengecekan suatu kondisi tertentu.

Logical Operators (Operasi Logika)

Contoh logical operator pada python adalah: and, or, dan not.

+-------+-------------------------------------------------------------------------+-----------+
|       |                                                                         |           |
|  and  |   Adalah benar jika kedua operan x dan y memang benar / sama.           |  x and y  |
|       |                                                                         |           |
+---------------------------------------------------------------------------------------------+
|       |                                                                         |           |
|  or   |   Adalah benar jika salah satu dari kedua operan tersebut benar (True)  |  x or y   |
|       |                                                                         |           |
+---------------------------------------------------------------------------------------------+
|       |                                                                         |           |
|  not  |   Adalah benar jika kedua operan tersebut **salah** (False)             |  not X    |
|       |                                                                         |           |
+-------+-------------------------------------------------------------------------+-----------+

Contoh penggunaan:

>>> x = False
>>> y = True

>>> "x dan y adalah : ", x and y
('x dan y adalah : ', False)

>>> "x atau y adalah : ", x or y
('x atau y adalah : ', True)

>>> "bukan y maka hasilnya adalah", not y
('bukan y maka hasilnya adalah', False	)

Pada contoh di atas tersebut, kita mencari tahu sebuah kondisi apakah benar atau salah.

  • Contoh pertama kita membandingkan variable x dan y, dan karena value dari kedua variable tersebut memang benar berbeda maka hasil output False adalah benar, (memang benar jika x dan y adalah berbeda maka akan mengeluarkan output False).
  • Contoh kedua kita mencari tahu kebenaran di salah satu kondisi tersebut. Karena salah satu variable x maupun y adalah benar (True), maka output yang dihasilkan adalah True. (benar jika di antara x dan y adalah benar maka output adalah True)
  • Dan contoh ketiga adalah, kita mencari tahu jika y memang bukanlah x maka outpuut yang dihasilkan False adalah benar.

Exponential / Eksponensial

Selain Penjumlahan, Pengurangan, Pembagian, dan Perkalian, dengan Python kita juga dapat melakukan type operasi Eksponensial.

Apa itu Eksponensial? Eksponensial adalah tipe operasi yang dapat melipat-gandakan (melakukan perkalian secara berulang hingga .

Contoh:

>>> 4 ** 1
4

>>> 4 ** 2
16

>>> 4 ** 3
64

>>> 4 * 4 * 4
64 
  • Pada contoh pertama kita melihat operasi Eksponensial yaitu 4 ** 1 dan setelah kita eksekusi hasilnya adalah 4. Artinya adalah python akan melakukan perkalian sesuai perintah yang kita berikan yaitu 1 dan angka 4 adalah value yang kita berikan.
  • Pada pada contoh kedua kita memasukkan nilai 2. Maka python akan melakukan perkalian 4 * 4 dan hasilnya adalah 16.
  • Pada contoh ke tiga kita memasukkan nilai 3, maka python akan melakukan perkalian 4 sebanyak 3 kali.
  • Dan contoh terakhir adalah jika kita melakukan perkalian 4 sebanyak 3 kali, (4 x 4 x 4) maka hasil yang diterima pun sama yaitu 64.

Kita pun bisa menggabungkan beberapa operasi lain seperti penjumlahan dan pengurangan dengan Eksponensial.

Contoh:

>>> (1 + 4) ** 2
25

>>> (1 + 4) ** 3
125

>>> # hasilnya sama saja dengan:
... 

>>> 5 * 5 * 5
125

Contoh di atas kita menjumlahkan nilai 1 dan 4 terlebih dahulu, lalu kemudian kita mengkalikan hasilnya sebanyak 3 kali yaitu 5 * 5 * 5, dan hasilnya adalah 125.

Dengan kata lain, menggunakan Eksponensial akan jauh lebih simple dari pada kita menuliskan perkalian satu-persatu.

Concatenation

Sama halnya seperti Integers dan Float, kita juga dapat menggabungakan string dengan metode Concatenation (menggabungkan / rangkaian).

Contoh:

>>> "this is string" + ', ' + ' ini adalah string'
'this is string,  ini adalah string'

>>> 'this' + " is " + 'string'
'this is string'

Pada contoh di atas kita contoh menggabungkan beberapa string menjadi satu kalimat. Di dalam metode Concatenation sendiri tanda kutip dua (”) dan satu (’) bukanlah masalah karena akan di anggap sama.

Kita juga dapat menjumlahkan string. Jika keduanya adalah string!.

Contoh

>>> "1" + '3'
'13'

>>> 1 + '1'
Traceback (most recent call last):
  File "<stdin>", line 1, in <module>
TypeError: unsupported operand type(s) for +: 'int' and 'str'

>>> "spam " * 3
'spam spam spam '

Type Conversion

Dengan Python, Pada contoh Concatenation di atas kita telah mencoba menjumlahkan dua string yang berbeda yaitu 1 + 3 dan output yang dihasilkan adalah 13. Dan seperti yang kita tahu itu bukanlah hasil yang sebenarnya.

Kita tidak akan mendapatkan hasil 4 karena kita hanya menjumlahkan data string pada umumnya, seperti contoh this is string di atas.

Jika kita ingin mendapatkan hasil yang sebenarnya (4) maka kita harus menggunakan Type Conversion. Type Conversion adalah sebuah metode untuk merubah tipe data. Misalnya String ke Integer, Integer ke Float, dsb.

Dan untuk mendapatkan hasil yang sebenarnya maka kita harus merubah String di atas menjadi tipe data Integer.

Contoh:

>>> "1" + '3'
'13'

>>> int("1") + int("3")
4

>>> "1" + '10'
'110'

>>> int("1") + int("10")
11

See? pada contoh di atas kita merubah tipe data String menjadi tipe data Integer dan menjumlahkannya maka kita mendapatkan output hasil yang sesuai.

Dengan menggunakan metode Type Conversion kita juga dapat menjumlahkan hasil input dari Integer menjadi sebuah Float.

Contoh:

>>> float(input("Masukkan angka pertama : ")) + float(input("Masukkan angka kedua : "))
Masukkan angka pertama : 10
Masukkan angka kedua : 3
13.0

See? contoh di atas kita membuat sebuah input dengan tipe data Integer, lalu kita mengonversikan hasilnya menjadi sebuah Float. Maka hasil yang akan dikeluarkan adalah Float.

Varibales

Di dalam sebuah pemrograman, Variable sangatlah penting. dengan Variable kita dapat mendeklarasikan sebuah value dan menggunakannya kembali. Termasuk di Python. Dengan variable kita akan menjadi lebih mudah dan akan membuat source code kita menjadi lebih bersih / clean / reuseable.

Contoh sederhanya penggunaan variable dalam Python:

>>> a = 10
>>> b = 10
>>> a + b
20

>>> print(a, b)
10 10

>>> print(a + b + 10)
30

Untuk menggunakan variable dalam Python, kita hanya perlu menggunakan symbol “sama dengan” (=).

Pada contoh di atas kita mendeklarasikan sebuah variable a dan b dengan nilainya masing-masing. Lalu kita menjumlahkannya maka kita akan mendapatkan hasilnya.

Contoh kedua, kita mencoba memanggil variable a dan b dengan metode print() tanpa menjumlahkannya. Maka hasil yang didapatkan adalah kedua nilai dari variable a dan b akan muncul disana.

Dan pada contoh ketiga kita menggunakan metode print() dan menjumlahkannya, maka output yang dihasilkan adalah hasil dari penjumlahan tersebut (a + b + 10) = 30

Contoh lain penggunakan varibale:

>>> abc = "abjad"
>>> print(abc + " aiueo")
abjad aiueo

Pada contoh di atas kita mendeklarasikan sebuah variable abc yang memiliki value abjad, lalu kita menggunakan print method untuk memanggilnya. Maka hasil yang keluar bukanlah abc melainkan value dari variable tersebut, yaitu abjad + aiueo.

Di dalam python kita dapat mendeklarasikan satu variable untuk digunakan kembali sebanyak apapun yang kita inginkan. Contoh:

>>> x = "variable"
>>> x
'variable'

>>> x = "this is variable"
>>> x
'this is variable'

>>> x = 0890798.1231
>>> x
890798.1231

See? kita mendeklarasikan variable x secara berulang-ulang dengan value yang berbeda-beda. Maka output yang akan dihasilkan adalah value dari terakhir yang dideklarasikan.

Note: Untuk penggunaan variable seperti di atas sangat tidak dianjurkan karena akan membingungkan orang lain yang membaca hasil source code kita maupun kita sendiri!.

Variable pada Python sendiri dapat di deklarasikan dengan huruf, angka dan nomor, akan tetapi tidak dapat diawali dengan nomor.

Contoh:

>>> contoh_variable_pada_python_3 = "learning about python basic concept"
>>> contoh_variable_pada_python_3
'learning about python basic concept'

>>> 032_contoh_variable = "this will causing an error"
  File "<stdin>", line 1
    032_contoh_variable = "this will causing an error"
       ^
SyntaxError: invalid token

>>> 1_contoh_var = "this will causing an error"
  File "<stdin>", line 1
    1_contoh_var = "this will causing an error"
     ^
SyntaxError: invalid token

>>> var_12345 = "now this is okay"
>>> var_12345
'now this is okay'

Pada contoh di atas kita mendeklarasikan beberapa variable, variable pada python tidak dapat diawali dengan angka. Jika kita menggunakan awal variable dengan angka, maka akan muncul error seperti pada contoh di atas.

Variable Error Pada Python, untuk memanggil variable, kita harus mendeklarasikan valuenya terlebih dahulu. Jika tidak, maka akan muncul error pada variable yang kita panggil tersebut. Kita dapat menggunakan metode del untuk menghapus sebuah variable.

Contoh:

>>> var = "this is variable value"
>>> var
'this is variable value'

>>> del var
>>> var
Traceback (most recent call last):
  File "<stdin>", line 1, in <module>
NameError: name 'var' is not defined

Contoh di atas adalah jika kita memanggil variable yang tidak dideklarasikan dan didelete.

Kita pun dapat memanggil value dari sebuah variable dari hasil input.

Contoh:

>>> y = input("masukkan nama anda : ")
masukkan nama anda : joko

>>> print(y)
joko

Contoh lainnya:

>>> var1 = 10
>>> var2 = 5
>>> del var2

>>> var1 * var2
Traceback (most recent call last):
  File "<stdin>", line 1, in <module>
NameError: name 'var2' is not defined

>>> var2 = 4
>>> var1 * var2
40

That’s it guys!, Thank’s for reading.

Cukup sekian untuk pembahasan Python Basic Concept kita kali ini. Jika ada kesalahan maupun kurang jelasnya tutorial ini, silahkan tinggalkan komentar kalian di kolom komentar di bawah ini.

Keep code and love your passion!.


Tags: #python, #TutorialPythonBasicKonsep, #Blog, #Tutorial-Python-Untuk-Pemula, #Tutorial-Operator-Python-Pemula